Blogroll

Pages

Monday, October 22, 2012

Dasar Perencanaan Bangunan


Perencanaan Bangunan 1
 Terkadang kita melihat bangunan-bangunan yang megah dan tertata rapi di banyak kota-kota di Negeri sendiri maupun luar negeri. Dengan Bentuk-bentuk yang menakjubkan dan juga perhitungan yang tepat sehingga bangunan itu berdiri tegak dan awet. Namun terkadang, banyak bangunan-bangunan yang menurut kita bagus dan berguna terkadang dibiarkan begitu saja / terbengkalai.
  1. Ini Dikarenakan kurang mementingkan akan Perencanaan Bangunan.  Untuk itu, di Jurusan Teknik Sipil sangat penting mata kuliah Perencanaan Bangunan. Ini dimaksudkan agar Calon Arsitek/ Engineer :
1. Dapat mendeskripsikan proses perencanaan dan dapat menyusun konsep perencanaan suatu fungsi bangunan tertentu.
   2. Mampu menyiapkan dan menyusun gambar perencanaan dalam bentuk arsitektural dan struktural fungsi bangunan tertentu.
    3. gambar perencanaan mencakup site plan,denah, tampak,potongan, dan aksonometri
Perencanaan










Sebagai Tugas Pokok sebagai Perencanaan Bangunan yaitu :


1. Mengumpulkan Informasi 
     Ini hal utama yang dilakukan perencana agar sebelum membangun bangunan di tapak / daerah yang telah ditemukan terlebih dahulu cari informasi se-spesifik mungkin seperti :  melihat langsung lokasi pembangunan, tanya jawab sama orang-orang disekitaran daerah lokasi, letak geografis daerah tersebut, dan penyesusaian fungsi bangunan dengan lokasi yang digunakan,
2. Menetapkan dan mengkoordinir penentuan lingkup pekerjaaan
    setelah point petama telah fix dan cocok maka tetapkan dan koordinir penentuan lingkup pekerjaan agar berjalan dengan baik dan sesuai dengan perjanjian yang ditentukan. 
3. Menterjemahkan informasi ke dalam bahasa tulisan (konsep) dan bahasa gambar (gambar rencana dan detil
4. Mengevaluasi translasi konsep dan gambar berkesinambungan.
5.Mengkoordinir aplikasi konsep dan gambar ke dalam sistem lainnya dan mengintegrasikan informasi yang relevan ke dalam sistem arsitektural.
 RELASI
Seorang Perencanaan harus membutuhkan relasi baik dengan konstrukstor/kontraktor agar ini dapat memmbantu mempercepat pekerjaan proyek pembangunan yang mereka atasi. dengan komunikasi dalam pembagian pekerjaan khususnya dapat meringankan kedua pihak itu sendiri.  ini relasi antara perencana dan kontraktor .















Bagan Perencana dalam memulai pekerjaan proyek yang ditanganinya.







  







Untuk Dasar sekian dulu tunggu kelanjutan nantinya 

untuk referensi dianjurkan. 

Architect ‘s Data   - Ernest Neufert

Site Analysis     - Edward T. White

Design Method  - Christoper Jones

Achitectural Design Graphics – Marco Ciriello

Dimensi Manusia & Ruang/ Interior (Human dimension and interior space)– Julius Panero

Perencanaan Yang Sistematis. UI Press